Tips Lari Maraton Bagi Pemula

0
Lari Marathon. (Ilustrasi)

Anda hobi lari. Tentu saja ketika olahraga lari sudah rutin anda laksanakan, lomba lari akan menarik diikuti. Beberapa lomba lari terdiri dari kategori yang tergantung panjang trek larinya. Dimulai dari fun run 5K (5 kilometer), 10K, lalu berlatih untuk mencoba half-marathon, atau bahkan full-marathon (42 km).

Lari maraton tidak mungkin dilakukan begitu saja tanpa adanya latihan. Namun untuk pemula, ada beberapa tips lari maraton yang perlu untuk diperhatikan dan dilakukan agar terhindar dari cedera dan komplikasi yang tak diinginkan lainnya. Berikut artikel yang dilansir situs sehatq.com

Persiapan dan latihan
Jika Anda termasuk pemula dalam olahraga lari, akan butuh waktu kira-kita satu tahun sampai fisik Anda siap untuk ikut lomba lari maraton sepanjang 42 km. Dengan latihan lari secara rutin sebelum memulai program latihan maraton, tubuh Anda akan makin bugar, ketahanan meningkat, dan Anda pasti lebih sehat secara umum.

Cek Kesehatan
Sebelum memulai program latihan maraton, Anda sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter dan menjalani cek kesehatan. Jika sudah dipastikan bahwa tidak ada kondisi medis khusus dan dokter memberikan lampu hijau untuk Anda mengikut lomba maraton, Anda tetap perlu mempertimbangkan rencana dan program latihan yang cocok atau menyewa pelatih lari yang bisa menyusunkan program latihan maraton.

Ingatlah bahwa tubuh manusia akan beradaptasi dengan perlahan-lahan terhadap latihan fisik yang baru, sehingga peningkatan intensitas latihan lebih baik dilakukan secara bertahap. Apa alasannya? Pasalnya, otot, tendon, ligamen, tulang, sistem peredaran darah, dan sistem pernapasan memiliki tingkat adaptasinya masing-masing terhadap aktivitas fisik yang berat.

Program latihan lari maraton bisa menuntut perubahan gaya hidup. Karena itu, Anda mesti benar-benar memperhatikan pola makan, jadwal latihan, waktu istirahat, dan menghentikan kebiasaan-kebiasaan yang tidak sehat (seperti merokok dan konsumsi alkohol).

Sangat penting untuk jujur terhadap diri sendiri mengenai kapasitas Anda sebagai pelari. Pelari pemula atau yang sudah berusia cukup lanjut, akan butuh waktu lebih lama untuk memulihkan diri dari latihan keras. Artinya, mereka akan butuh jangka waktu lebih panjang untuk menjalankan program latihan.

Pelari pemula umumnya membutuhkan program latihan intensif selama 20 minggu dengan latihan sebanyak lima hari per minggu, di mana peningkatan jarak lari tidak lebih dari 10% dalam tiap minggu.

Related Posts