Ronny Lukito, Sang Pemilik Eiger

0

1. Ingin Jadi Montir

Ronny muda ternyata tidak pernah terpikirkan untuk menjalankan bisnis tas. Karena kesukaannya terhadap motor, ia bercita-cita suatu hari jadi montir dan membuka bengkel.

Namun karena ingin membantu kedua orang tuanya, Ronny pun mengalihkan cita-citanya. 

Mengetahui keluarganya mengalami kesulitan ekonomi, sang pemilik Eiger ini sedari muda memang senang membantu kedua orang tuanya.

Sebelum berangkat sekolah, Ronny biasa berjualan susu. Hal ini ia lakukan selama kurang lebih dua tahun.

Ronny juga pernah mendapat pekerjaan di bengkel. Meski diupah Rp6.000 per minggu, ia merasa bangga karena melakukan apa yang ia suka.

Barulah pada 1979, Ronny diminta untuk melanjutkan bisnis tas orang tuanya yang sudah dimulai sejak 1976.

2. Cikal Bakal Exsport

Saat merintis bisnis tas pada 1979, Ronny hanya punya Rp150.000 di tabungannya. Ditambah uang orang tuanya sebesar Rp150.000, punya modal awal Rp300.000.

Dengan dua mesin jahit warisan orang tuanya, Ronny membuat brand Exxon. Pemilik Eiger ini tidak langsung mahir dalam membuat pola dan menjahit tas.

Namun ia tetap gigih belajar hingga bisnisnya berjalan sampai tiga tahun. Kemalangan pun menimpa. 

Ia mendapat gugatan dari Exxon Mobil soal penggunaan nama brand yang sama. Mau tak mau, Ronny mengubah nama brand menjadi Exsport.

Baca Juga: 6 Tips Memulai Bisnis Bengkel Las dan Peluang Keuntungannya

3. Exsport Masuk Matahari Department Store

Upaya Ronny membesarkan Exsport tak main-main. Ia tak berdiam diri di Bandung, tetapi keliling Jawa barat, Jawa Tengah, hingga keluar pulau untuk ekspansi bisnis.

Ia punya cita-cita untuk memasukkan brand Exsport ke jajaran brand yang ada di Matahari Department Store.

Setelah Exsport masuk Matahari Department Store, pemilik Eiger ini tidak langsung berpuas diri. Ia menargetkan dalam tiga tahun, brand ini harus jadi yang terbesar di department store tersebut.

Benar saja. Lewat tiga tahun, Exsport menjadi brand dengan penjualan tertinggi di Matahari Department Store.

4. Cikal Bakal Eiger

Ada masa-masanya Ronny sangat menyukai kegiatan mendaki gunung. Hobinya ini pun memberinya inspirasi dan menguatkan tekadnya untuk membangun brand khusus barang outdoor.

Mulai tahun 1978, Ronny berkutat mencari rekan yang bisa memberinya banyak insight tentang produk-produk mendaki gunung.

Ia pun akhirnya dapat bertemu dengan dua sosok yang ahli dalam soal gunung, yaitu Kang Bongkeng dan Kang Mamay.

Dari mereka, Ronny banyak belajar membuat tas dan berbagai produk lainnya yang sesuai untuk dipakai mendaki gunung. Kang Bongkeng malah memberikan banyak ide dan inspirasi untuknya.

Akhirnya, Eiger pun dirintis pada 1989 setelah sebelumnya mematenkan nama brand ini. Inilah awal mula Ronny menjadi pemilik Eiger.

5. Eiger Terus Berkembang Pesat

Ketika memulai brand Eiger, Ronny tak langsung membuatnya dengan modal besar. Ia memulainya dari garasi rumahnya di Jalan Kejaksaan 50, Bandung.

Skala produksi Eiger mulai tinggi, sehingga dalam waktu setahun Ronny memindahkan tempat produksi ke Jalan Saat Nomor 17 dengan luas tanah 600 meter persegi.

Ia membangun pabrik kecil di lahan tersebut untuk produksi Eiger. Namun lokasi ini akhirnya tidak bisa juga menampung kapasitas produksi yang membeludak.

Eiger berkembang luar biasa, hingga 1986 Ronny membeli lahan baru seluas 6.000 meter persegi untuk dibangun pabrik.

Ternyata lahan ini masih tidak cukup, sehingga pemilik Eiger ini kembali mengembangkan pabrik di Cilampeni, Katapang, Kabupaten Bandung.

Tak tanggung-tanggung, pabrik ini dibangun di tanah seluas 2,5 hektare. Tak puas membangun pabrik, sekitar tahun 1993 Ronny mendirikan showroom untuk Eiger.

Showroom tersebut berlokasi di Jalan Cihampelas. Showroom tersebut, kini akhirnya menjadi kantor pula bagi brand Eiger.

Jalan Cihampelas jadi lokasi yang bersejarah bagi Ronny. Karena di sanalah toko pertama Eiger. Dari sana pula, Eiger kini berkembang hingga memiliki lebih dari 300 outlet.

Itulah kisah perjalanan bisnis Ronny Lukito, sang pemilik Eiger. Semoga bisa jadi inspirasi bagimu!

sumber : https://store.sirclo.com/blog/pemilik-eiger/#:~:text=Ronny%20Lukito%20sebagai%20pemilik%20Eiger,Gunung%20Eiger%20berketinggian%203.970%20mdpl.

Related Posts