Pengusaha Lubuk Kilangan yang juga penghobi arung jeram, Rio Handevis resmi terpilih sebagai ketua Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Sumbar Periode 2022-2026. Anggota Mapala Unand itu terpilih pada Musda FAJI tingkat Sumbar di Hotel HW Padang, Sabtu (6/8).

Paska terpilih,Rio Handevis mengajak rekan-rekan FAJI di Sumbar untuk kembali memajukan kegiatan arung jeram (rafting) di Sumbar.

“Bersama-sama kita akan memperbanyak kegiatan arung jeram di Sumbar dengan cara mengajak setiap pengurus cabang untuk melaksanakan berbagai kejuaraan, apakah kejuaraan terbuka atau kejuaraan daerah. Jadi, atlet arung jeram punya sarana untuk bertanding, mengukur kemampuannya. bagi tim yang kalah dalam sebuah kegiatan, maka mereka akan giat berlatih, kita jadikan kegiatan perlombaan itu sebagai ajang untuk mengasah kemampuan atlet arung jeram kita,” ujar alumni SMAN 4 Padang tahun 1992 itu.

Rio juga menyebutkan fokus FAJI Sumbar akan mengupayakan perlengkapan untuk setiap cabang FAJI di daerah. Dengan demikian ia berharap arung jeram akan menjadi olahraga yang membumi di Sumbar.

“Jika banyak yang berkegiatan, maka arung jeram juga bisa merambah pariwisata, yang akan berdampak pada warga di sekitar aliran sungai. Tentunya kita berharap agar dapat bersinergi demi memajukan Arung Jeram di Sumbar bersama-sama dengan para pemangku kebijakan,” ucapnya.

Sementara itu ketua FAJI periode sebelumnya Zuhrizul mengatakan saat ini FAJI Sumbar sudah mulai berkembang dan Cabor Arung Jeram juga sudah memiliki banyak pestrasi baik di nasional dan internasional.

“Untuk itu kami berharap besar kepada pengurus selanjutnya agar dapat semakin meningkatkan prestasi cabor arung jeram hingga dapat terus memberikan yang terbaik untuk Sumbar,” ucapnya.

Zuhrizul mengatakan selain di cabang olahraga FAJI juga begerak di bidang kemanusiaan dan pariwisata. Ia menjelaskan FAJI memiliki peran penting dalam kedua bidang tersebut.

“Kita selalu menselaraskan dengan kemanusiaan dan pariwisata, dua tahun lalu wisata kita ikut terpuruk akibat pandemi dan sekarang adalah momen untuk bangkit demi menggairahkan pariwisata yang berbasis sungai seperti arung jeram. Dengan kepemimpinan yang baru ini kita berharap agar terus mengembangkan FAJI baik di sektor kemanusiaan maupun pariwisatanya,” ucapnya.

Di kesempatan yang sama mewakili Dispora Sumbar Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Tasliatul Fuaddi berharap penuh kepada FAJI untuk terus meningkatkan prestasi baik dalam maupun luar negeri.

Ia berharap FAJI tidak hanya dapat mengembangkan arung jeram di dalam kejuaraan saja namun juga dapat mengembangkan rekreasi wisata arung jeram di Sumbar. Fuad mengatakan dengan demikian sektor pariwisata semakin berkembang dan beragam. (*)