More

    Gunung Balease

    Gunung balease berada pada desa bantimurung bone-bone kabupaten luwu utara sulawesi selatan, gunung ini terletak di pegunungan yang terbentang dari bone-bone ke masamba dengan ketinggian 2894 mdpl, akan tetapi kita harus melalui gunung tolangi dengan ketinggian 3016 mdpl.

    Rekapitulasi hari mendaki di balease

    • Hari 1 : Dari Makassar ke bone-bone kurang lebih 100.000 di bone2 langsung ke desa bantimurung menemui juru kunci : pak nas, usahakan dari Makassar pada pagi hari agar tiba di bone-bone pada sore atau malam hari, ojek dari pasar bone2 tersedia setiap saat,
    • Hari 2: Dari rumah pak nas, berangkat sekitar jam 8am, menuju pintu rimba air terjun,isilah kantong air minimal 3 liter max 5 liter, usahakan lepas dari pintu rimba sekitar jam 11am dan ngecamp di pos 2 kpa garis
    • Hari 3; Dari pos 2 menuju pos 3 ada sungai kecil kalau beruntung terdapat air, dan usahakan ngecamp di pos 4 atau lewat,agar target terkejar,
    • Hari 4; Dari pos 5 melewati punggungan dan usahakan ngecamp di lembah waruh (telaga Lumut) kalau beruntung suplay iir disini melimpah tapi kadang2 kering seperti waktu TWKM se-indonesia 2009
    • Hari 5; Menuju puncak baliase dan kembali pulang usahakan ngecamp di pos 5 atau 4,
    • Hari 6: Menuju kampung, apabila star pagi dari pos 4 kalau cepat bisa tiba di kampung pada sore hari,apabilah malam tiba di air terjun, paksakanlah pulang ke kampung dengan menggunakan alat penerangan, jangan sekali2 bermalam di air terjun ???? (menurut analisa kami)
    • Hari 7:Kembali kemakassar

    Catatan :

    • Pintu rimba terletak di air terjun desa bantimurung, bone-bone sul-sel
    • Mempunyai juru kunci bernama pak nasaruddin
    • Usahakan membawa liader yang pernah kesana
    • Jangan berharap ada porter yang mau membawa barang, karna penduduk tak satupun perna ke puncak
    • Masing2 membawa kantung air
    • Suplay air hanya ada di air terjun, kali kecil antara pos 2 dan 3 (kalau ada) , tampungan air yang ada di camp dan lembah waruh,
    • Jangan sekali2 berangkat tanpa ijin pak nas
    • jangan naik apabilah ada pendaki yang baru saja dari atas gunung (otomatis suplay air telah habis atau berkurang)
    • Usahakan kantung air selaluh penuh dan usahakan hemat air selama perjalanan
    • Usahakan masaknya malam hari agar pada pagi hari langsung jalan (apabila mengejar target)
    • Perhatikan string dan tanda jalan,
    • jangan sekali2 bermalam di air terjun ???? (menurut analisa kami)
    • Jangan menegur apabila melihat atau mendengar yang aneh-aneh
    • Hati2 terhadap rotan, pacet, pada saat tiarap dan melewati akar
    • Tiang tranggulasinya terbuat dari besi,
    • Tak perlu ijin khusus cukup melapor di pak desa setempat

    Negri Lumut Gunung Balease

     

    Related articles

    Comments

    Share article

    Latest articles

    Gunung Kerinci

     Gunung Kerinci terletak di Provinsi Jambi, memiliki ketinggian 3.805 Mdpl. Merupakan gunung tertinggi di pulau Sumatera sekaligus tertinggi pertama di Indonesia di luar Cartenz...

    Liburan Seru, Bermain Arung Jeram

    Liburan seru wisata alam. Sudah menjadi dambaan banyak orang untuk bisa menikmati liburan yang bisa memberikan kenangan dan kepuasan saat berlibur. Agar liburan menjadi...

    Petualangan di gunung ular

    Sejak mendalami dunia spiritual dan kebatinan, Agus jadi suka berpetualang ke mana-mana. Petualangangan menyusuri tempat-tempat keramat dan angker semata-mata untuk menambah keampuhan ilmu kebatinan...

    Muhammad Panji, Sang Petualangan

    ini cerita tentang ,,,, Muhammad Panji (Petualangan Panji), tapi lebih dekenal dengan sebutan Panji, cowo kelahiran 27 Juni 1992 ini memang senang sekali dengan...

    Komuniksi dalam kegiatan Arung Jeram

    KOMUNIKASI Komunikasi merupakan hal yang paling penting dalam melaksanakan kegiatan pengarunagan sungai, baik untuk mencegahkejadian yang tidak diinginkan ataupun mengatasi sutau kejadian yang telah terjadi.Ada...

    Newsletter

    [tdn_block_newsletter_subscribe description=”U3Vic2NyaWJlJTIwdG8lMjBzdGF5JTIwdXBkYXRlZC4=” input_placeholder=”Your email address” btn_text=”Subscribe” tds_newsletter2-image=”753″ tds_newsletter2-image_bg_color=”#c3ecff” tds_newsletter3-input_bar_display=”row” tds_newsletter4-image=”754″ tds_newsletter4-image_bg_color=”#fffbcf” tds_newsletter4-btn_bg_color=”#f3b700″ tds_newsletter4-check_accent=”#f3b700″ tds_newsletter5-tdicon=”tdc-font-fa tdc-font-fa-envelope-o” tds_newsletter5-btn_bg_color=”#000000″ tds_newsletter5-btn_bg_color_hover=”#4db2ec” tds_newsletter5-check_accent=”#000000″ tds_newsletter6-input_bar_display=”row” tds_newsletter6-btn_bg_color=”#da1414″ tds_newsletter6-check_accent=”#da1414″ tds_newsletter7-image=”755″ tds_newsletter7-btn_bg_color=”#1c69ad” tds_newsletter7-check_accent=”#1c69ad” tds_newsletter7-f_title_font_size=”20″ tds_newsletter7-f_title_font_line_height=”28px” tds_newsletter8-input_bar_display=”row” tds_newsletter8-btn_bg_color=”#00649e” tds_newsletter8-btn_bg_color_hover=”#21709e” tds_newsletter8-check_accent=”#00649e” tdc_css=”eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn19″ embedded_form_code=”YWN0aW9uJTNEJTIybGlzdC1tYW5hZ2UuY29tJTJGc3Vic2NyaWJlJTIy” tds_newsletter1-f_descr_font_family=”521″ tds_newsletter1-f_input_font_family=”521″ tds_newsletter1-f_btn_font_family=”521″ tds_newsletter1-f_btn_font_transform=”uppercase” tds_newsletter1-f_btn_font_weight=”600″ tds_newsletter1-btn_bg_color=”#dd3333″ descr_space=”eyJhbGwiOiIxNSIsImxhbmRzY2FwZSI6IjExIn0=” tds_newsletter1-input_border_color=”rgba(0,0,0,0.3)” tds_newsletter1-input_border_color_active=”#727277″ tds_newsletter1-f_descr_font_size=”eyJsYW5kc2NhcGUiOiIxMiIsInBvcnRyYWl0IjoiMTIifQ==” tds_newsletter1-f_descr_font_line_height=”1.3″ tds_newsletter1-input_bar_display=”eyJwb3J0cmFpdCI6InJvdyJ9″ tds_newsletter1-input_text_color=”#000000″ tds_newsletter1-input_border_size=”eyJwb3J0cmFpdCI6IjEifQ==”]