wisata ekstrim Panjat Tebing di Gunung Parang

PENASARAN dengan wisata ekstrim seperti panjat tebing? Gunung Parang di Purwakarta dapat menjadi tempat yang asik untuk mencoba alternatif wisata ini, bahkan untuk amatir sekalipun.

Kita bisa memanjat dengan via ferrata (jalan besi) di sana dalam satu atau dua hari di akhir pekan. Gunung Parang terletak di sebelah Barat Purwakarta dan tidak jauh dari Waduk Jatiluhur. Gunung dengan ketinggian sekitar 900 meter di atas permukaan laut ini telah diakui sebagai gunung untuk panjat tebing terbaik di Asia.

Setidaknya ada tiga operator yang membuka wisata panjat tebing , khususnya via ferrata, dan kegiatan outdoor lainnya (seperti kemah, hammocking, dan tyrolean) di Gunung Parang. Mereka adalah Sky Walker yang lebih premium, Badega Parang Ciheuni, dan Badega Parang Cirangkong.

Sky Walker terbilang lebih premium karena menawarkan fasilitas lebih dibanding operator pendahulunya. Ada juga fasilitas antar jemput dari Jakarta dalam satu paket biaya yang sudah termasuk alat memanjat, makan siang, dan dokumentasi.

Sementara itu, Badega Parang belum mengadakan fasilitas antar jemput dan dokumentasi sehingga harganya bisa jauh lebih murah. Untuk mencoba kegiatan di ketiga operator tersebut, kita bisa memesan (booking) terlebih dulu atau datang langsung ke lokasi di jam yang sudah ditentukan (umumnya dari pagi sampai sore).

Pemula dalam hal panjat memanjat tebing bisa mencoba naik sampai ketinggian 100 meter dengan modal keberanian di atas ketinggian. Pemandu nantinya akan memberi briefing singkat mengenai via ferrata dan alat keamanan yang harus dipakai.

Alat untuk memanjat terdiri dari helm, seat harness yaitu sabuk yang dipasang melingkari pinggang dan paha sebagai penyangga berat badan, carabiner yang digunakan untuk mengaitkan tubuh pada kawat baja. Peserta panjat tebing ini bisa membawa sarung tangan agar tidak licin memegang via ferrata saat berkeringat.

Di perjalanan, pemanjat dapat melihat pemandangan persawahan dan perkebunan warga, gunung-gunung di dekat Gunung Parang (seperti Gunung Lembu), dan pastinya Waduk Jatiluhur dengan perairannya yang begitu luas dan indah di sore hari.

Jika ingin sehari di sana, kita bisa mendaftar paket sehari. Jika ingin lebih lama, kita bisa berkemah di ketinggian dan menikmati kebersamaan bersama teman-teman atau kenalan baru. Dijamin, foto-foto yang didapat saat mendaki via ferrata bisa membuat orang lain iri.

(Jn)




This entry was posted in BERITA and tagged , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.